Sanggau ,info-kalbar.com

Dra .Supardi Anggota DPRD Kabupaten Sanggau dari Komisi III menyesalkan dan merasa prihatin dengan keputusan sekerraris dewan DPRD Kabupaten Sanggau dengan adanya penetapan yang diberikan kepada Tenaga Kontrak Daerah diberikan honorarium setiap bulannya berdasarkan masa kerja sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggara Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sanggau Tahun
Anggaran 2020.

Atas hal tersebut Drs. Supardi secara tegas menyampaikan suaranya buat rekan – rekan yang masih sebagai Tenaga kontrak Daerah yang hanya di berikan honoriumnya di bawah UMR Kabupaten Sanggau.

Selain itu pihaknya juga menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Sanggau khususnya kepada Pihak Sekretaris Dewan seharusnya memberikan perhatian yang serius kepada mereka yang masih menyandang status Tenaga kontrak Daerah.

Semestinya memberikan honorariumnya mengacu pada keputusan Gubernur Kalimantan Barat ,tentang upah minimum Kabupaten Sanggau Tahun 2020.

Terus terang Supardi merasa sedih dan sangat prihatin atas semua itu, mengapa orang yang memiliki skil, upahnya di bawah mereka yg unskil, paling tidak mereka di sejajarkan dalam pemberian Honorariumnya sama dengan UMR Kabupaten Sanggau.

Menurut nya bisa lihat perbandingannya dengan mengngacu pada keputusan Gubernur Kalimantan Barat dan Keputusan Sekwan DPRD Kabupaten Sanggau. Untuk Tenaga Kontrak Daerah honoriumnya sebagai berikut:
masa kerja 0 s/d 2 tahun Rp. 1.400.000,-.Masa kerja > 2 s/d 5 tahun Rp. 1.540.000,. Masa kerja > 5 s/d 10 tahun Rp. 1.695.000,-.Masa kerja diatas 10 tahun Rp. 1.850.000,-.
Keputusan ini mulai berlaku terhitung mulai tanggal 2 Januari 2020 .

Untuk Upah Minimum Kabupaten Sanggau Tahun 2020, Sebesar
Rp 2.515.262,- (Dun Juta Lima Ratus Lima Belas Ribu Dua
Ratus Enam Puluh Dua Rupiah).
Upah Minimum Kabupaten Sanggau sebagaimana dimaksud
pada Diktum KESATU adalah upah bulanan terendah yang
diterima oleh pekerja untuk waktu 40 jam seminggu bagi pekerja
yang bekerja 6 hari seminggu atau 8 jam sehari bagi pekerja yang
bekerja 5 hari seminggu.
Upah Minimum hanya berlaku bagi Pekerja/Buruh dengan masa
kerja kurang dari 1 Tahun pada Perusahaan yang
bersangkutan.
Upah Pekerja/Buruh dengan masa kerja 1 tahun atau lebih harus di atas Upah Minimum sesuai dengan Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun
2018 tentang Upah Minimum.
Dengan ditetapkannya Keputusan ini, maka Keputusan
Gubernur Kalimantan Barat Nomor 582/DISNAKERTRANS
/2018 tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten Sanggau
Tahun 2019 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2020.

( Libertus / Wans ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here