Entikong ,info-kalbar.com

Kacabjari Entikong adakan Coffe Morning dalam rangka menjaga Tali silaturahmi dan Membahas Permasalahan yang menonjol di Entikong di masa Pandemi Covid 19.

Coffe Morning yang diadakan di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong
Kamis, 18 Juni 2020 dimulai sekitar Jam 10 WIB , Hadir dalam kegiatan cofee Morning Camat Entikong Suparman ,Danyon Satgas Pamtas Yonif 641/Bru Letkol Inf Kukuh. ,Danramil Entikong Mayor Arm Arman ,Kapolsek Entikong AKP Novrial Alberti Kombo, S.I.K.M.A.P. kepala Bea Dan Cukai Entikong Ristola Nainggolan. Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sanggau, Ginting ,Kepala Puskesmas Entikong Dr. Fanny ,KKP Entikong,Dr. Gilda ,PLBN Entikong Rudi Imigrasi Entikong Benny F Sinaga ,Karantina Pertanian dan Tumbuhan Yongki. Kepala ULKI Entikong , Dunan ,P2MI Entikong ,Sutan.

Dalam sambutannya Kacabjari Akwan Annas S.H mengatakan antara lain Menyikapi informasi dilapangan terkait perkembangan permasalahan yang menonjol di kecamatan entikong dan pentingnya upaya yang harus kita lakukan bersama terkait maraknya pemulangan WNI yang melalui jalur tikus, masalah ini menurut nya sangat penting dan menjadi persoalan kita bersama sebagai warga kecamatan entikong.

Selain itu juga mengungkapkan Hasil ELISITASI dilapangan yang di peroleh terkait maraknya pelintas melalui haluan tikus disebabkan antara lain , tidak memiliki permit kerja, takut paspornya kena blacklist oleh imigrasi Malaysia (minimal 6 bulan tidak dapat masuk lagi Malaysia), tidak memiliki dokumen keimigrasian dan lain2

Perlu kita ketahui bahwa jumlah perlintasan orang di Luar PLBN Entikong/ Jalan tikus :
Bulan April sebanyak 317 Orang
Bulan Mei sebanyak 585 Orang
Bulan Juni tanggal 1 S/D 14 Juni 247 Orang
Dan dari data tersebut, sampai hari ini sudah diperoleh data 3 orang WNI yang melintas setelah dilakukan rapid test hasilnya Reaktif. Mereka adalah : a. NURHASANAH b. PRIYATI c. UDDIN

Sementara tenaga yang dimiliki KKP sangat terbatas Jika harus melaksanakan pemeriksaan pada malam hari atau dini hari dan rentan akan penyebaran virus corona tersebut, dan kita semua tidak tahu kalau pelintas itu terpapar virus atau tidak .

Adapun maksud dan tujuan mengumpulkan rekan2 sekalian disini tidak lain hanya meminta dukungan dan bantuan terkait permasalahan yang menonjol di entikong yaitu maraknya para pelintas yang kembali ke Indonesia melalui jalan tikus.

Pihaknya berharap pertemuan ini bukan sekedar pertemuan angan-angan saja tapi aksi dari solusi yang menjadi tujuan pertemuan ini demi kepentingan Kabupaten Sanggau khususnya warga Kecamatan Entikong.

( Wans )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here