ilustrasi
sumber :istimewa

info-kalbar.com

Sambas – Investigasi secara empiris oleh Tim Investigasi dan Analisis Korupsi ( TINDAK ) Indonesia kelokasi proyek pengembangan Objek Pariwisata Unggulan Kabupaten Sambas Anggaran DAK Tahun 2017 senilai Rp 1.399.333.000 yang ternyata proyek tersebut di kerjakan oleh Dirman yang merupakan salah satu Tim Sukses Bupati Kabupaten Sambas.

Input dari sumber anonim yang menyerahkan dokumen RAB proyek secara verbal kepada Lembaga TINDAK sebagai bahan penguat dugaan mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh CV ADISA milik Dirman dan kroni kroninya adalah merupakan PROYEK Tim Sukses Bupati Kabupaten Sambas dimana pekerjaan proyek dermaga dilakukan secara curang yaitu dengan mengurangi jumlah atau volume tiang pancang yang nantinya akan membahayakan oranglain dan berdampak Runtuh alias Robohnya Dermaga Tersebut.

Hasil konsultasi shearing antara Rekan Konsultan di kabupaten sambas dengan Lembaga TINDAK Indonesia yang secara langsung dilakukan oleh Koordinatornya Yayat Darmawi,SE,MH menyimpulkan bahwa terjadinya kecurangan secara sengaja yang significant dilakukan oleh pelaksana proyek Dermaga Sambas di lokasi water front city kota sambas tersebut adalah proyek yang dikondisikan sehingga mengandung unsur perbuatan melawan hukum tersebut dilakukan secara kongkalikong berdampak merugikan keuangan negara secara nyata.

Adapun perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh CV ADISA bersama owner kegiatan Dinas Pariwisata kabupaten sambas sangatlah erat kaitan kecurangannya karena dengan mengurangi pancang yang apabila dilihat dari aspek tehnisnya karena tidak mengikut sertakan atau melibatkan secara langsung institusi tehnis sebagai Ahli Tehnis yang dapat bertanggung jawab terutama saat pembuatan RAB dan saat melakukan pengawasan tehnis sehingga perbuatan Pengurangan jumlah atau volume Tiang pancangnya tidak akan terjadi, terlihat ketidak wajarannya juga disaat pemasangan tiang pancang hanya menggunakan alat tumbuk biasa( manual ) sehingga ( tidak sesuai spesifikasi kontrak

 Lembaga TINDAK INDONESIA koordinatornya Yayat Darmawi,SE,MH mengharapkan adanya penegasan secara lanjutan atas laporan secara yuridis oleh pihak BPKP dan Kejaksaan Tinggi kalbar dalam rangka mengungkap kasus korupsi yang sudah jelas merugikan keuangan negara dilakukan oleh Tim sukses karena menyalah gunakan kewenangannya dan sudah pasti telah bekerjasama dengan komponen penyelenggara proyek di institusi Pariwisata Kabupaten sambas secara formil. ( wans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here