Kubu Raya ,info-kalbar.com

KUBU RAYA-Sebanyak 242 Kepala Keluarga terdampak Covid-19 di Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dari Pemerintah Desa Sungai Rengas, Kamis (4/6).

Bantuan secara simbolis diserahkan langsung Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan di Aula Pondok Pesantren An-Nur Desa Sungai Rengas.Meski bertajuk bantuan tunai,teknis penyaluran dilakukan dengan cara nontunai melalui Cash Management System Bank Kalbar. Cara ini meneruskan apa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya selama ini, yaitu pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa dengan sistem nontunai.BLT akan diberikan selama enam bulan ke depan.

“Meski ini bantuan langsung tunai,tapi teknisnya dilakukan secara nontunai.Nah,ini luar biasa karena transparan dan akuntabel.Yang paling utama adalah bahwa dengan cara ini ada konsistensi dengan pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa di Kubu Raya yang juga telah dilakukan dengan nontunai sejak beberapa waktu lalu.Mudah-mudahan desa lainnya juga mengikuti cara ini,” tutur Muda Mahendrawan seusai kegiatan.

Muda berharap sistem nontunai yang diterapkan Desa Sungai Rengas dapat diikuti desa-desa lainnya di Kubu Raya.Sebab selain transparan dan akuntabel, sistem nontunai juga membuat proses penyaluran bantuan menjadi efisien dan efektif.
“Jadi tidak ada kerepotan lagi mesti mengumpulkan orang setiap saat akan menyalurkan BLT,” ujarnya.

Terkait penyaluran BLT dana desa di Kubu Raya,Muda bersyukur karena telah dilakukan di 63 desa atau lebih dari separuh jumlah desa di Kubu Raya yang sebanyak 117 desa.Dirinya berharap penyaluran untuk desa-desa lainnya dapat dipercepat.Sebab dana desa sejatinya adalah milik desa dan masyarakat yang sebagiannya diubah dalam bentuk bantuan langsung tunai.

“Makanya apa yang menjadi hak masyarakat itulah yang disalurkan sebagai jaring pengaman sosial dan dampak ekonomi sosial dari wabah ini,” sebutnya.

Muda meminta penerima BLT untuk menggunakan dana tersebut kepada hal-hal yang berdampak langsung dengan upaya menjaga kesehatan baik jasmani maupun rohani.Seperti untuk konsumsi pangan dan nutrisi.Sebab menurutnya kesehatan adalah hal yang utama.“Yang penting kita maksimalkan untuk kesehatan kita. Baik untuk pangan,vitamin,dan gizi supaya menjaga kesehatan kita. Karena sehat itu yang nomor satu,” terangnya.

Penyaluran BLT Dana Desa diapresiasi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya,Usman.Ia dilakukan Pemerintah Desa Sungai Rengas merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.Sebagai unsur legislatif, pihaknya memonitor proses penyaluran dieksekusi eksekutif atau pemerintah daerah.

“Alhamdulillah,Desa Sungai Rengas ini sangat baik dengan penyaluran BLT dana desa sistem nontunai ini.Sebagai langkah dari pihak desa untuk menghindari penyimpangan penggunaan dana desa,” ujarnya.

Usman menyebut selama ini banyak program bantuan dari pemerintah yang pihak desa tidak terlibat. Namun BLT dana desa murni diberikan dengan berbasis data dari pihak desa. Sehingga dengan data tersebut tidak ada warga terdampak Covid-19 yang tidak tersentuh bantuan.“Karena BLT ini kewenangannya ada di desa, tentu pihak desa bisa menjangkau warganya yang belum tersentuh bantuan,” ucapnya.

Salah satu penerima bantuan, Rabudin,berterima kasih kepada Pemerintah Desa Sungai Rengas dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.Ia bersyukur karena mendapatkan bantuan.Sebab selama pandemi Covid-19,dirinya tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya karena adanya pembatasan-pembatasan dari pemerintah.

“Alhamdulillah,akhirnya saya bisa mendapatkan bantuan ini. Kalau mau jujur,bantuan seperti inilah yang saya dan keluarga harapkan selama ini.Ini akan digunakan sesuai arahan bapak bupati,yaitu dimanfaatkan di sektor kesehatan.Meski masih banyak kebutuhan rumah tangga yang harus dibeli, tapi saya rasa yang disampaikan bupati itu benar, karena sehat dulu yang diutamakan di masa wabah ini,” tuturnya.

Kepala desa Sungai Rengas, Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya Heri Kurniawan mengatakan bahwa program yang kita salurkan pada hari ini adalah program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang di salurkan secara non tunai ” memang kita salurkan berbeda dengan beberapa desa lain yang ada di Kubu Raya ” dan memang ini di perbolehkan dalam aturan PMK yang kita dapatkan dasar hukum nya.

Tujuan desa melaksanakan bantuan dana desa secara non tunai adalah supaya mereka yang mendapatkan bantuan langsung sampai ke mereka, ujar nya.

Ada 242 KK yang mendapat kan bantuan BLT DD anggaran tahun 2020 untuk tahap pertama, untuk tahap kedua dan ketiga tetap ada dan kami akan berkoordinasi dengan pihak PEMDES untuk mengajukan kembali penyaluran bantuan untuk tahap kedua agar kami bisa salurkan kembali kepada penerima bantuan.proses pembagian ini kami harap kan bisa secepatnya.jelas Heri

Ada beberapa kriteria penerima BLT DD ini yaitu adalah warga miskin yang
belum terdata, mereka yang bukan penerima PKH, BST atau bantuan lain nya, dan mereka yang terkena PHK.

Di tempat yang sama Heri mengatakan terkait mengenai Pemekaran Desa Rengas Kapuas mengatakan bahwa terakhir kami di undang di kantor DPRD Kubu Raya terkait tentang pencabutan Perda desa- desa yang di mekarkan, ada 5 Desa di kubu raya termasuk lah Desa rengas Kapuas bagian desa induk sungai rengas yang di mekarkan, desa itu sudah di cabut Perda nya, kemudian sekarang Rengas Kapuas itu di harapkan untuk dapat memproses kembali, untuk proses kelengkapan administrasi agar desa segera di difinitifkan, waktu mereka tidak banyak kisaran September sampai desember mereka harus selesai proses nya “. Harapnya

( Yuni / Wans )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here