Pontianak,info-kalbar.com

Penelusuran yang dilakukan oleh lembaga TINDAK INDONESIA ( Tim Investigasi dan Analisis Korupsi ) terkait dengan informasi yang diterima dimana telah terjadinya pemotongan honor peserta paskibra kota Pontianak secara melawan hukum yang dilakukan oleh oknum ASN ( Aparatur Sipil Negara ) di dinas pemuda dan olahraga kota Pontianak.

Hal ini disampaikan Yayat Darmawi SE.MH selaku koordinator Tindak Indonesia ,kepada infokalbar diruang kerjanya ,Menurut Sumber dari salah seorang kepegawaian dilingkungan Pemerintah Kota Pontianak mengatakan bahwa pemotongan secara illegal dilakukan oleh oknum ASN bidang pemuda dan olah raga kota Pontianak yaitu semestinya yang disalurkan sebesar Rp. 100 ribu perorang namun yang di berikan hanya Rp. 60 ribu perorangan, berarti di potong sebesar Rp. 40 ribu /orang .

Dalam hal ini lembaga TINDAK INDONESIA koordinator nya mengatakan bahwa informasi yang diterima oleh lembaga valid dan up to date, dan meminta Walikota Pontianak segera melakukan tindakan represif mengingat bahwa pemotongan yang dilakukan oleh oknum ASN bidang pemuda adalah unsur perbuatan melawan hukum ( PMH ) bila perlu Walikota dapat meminta pihak otoritas penegak hukum TIPIKOR untuk melakukan pendalaman dan penindakan secara hukum, mengingat PMH sudah merupakan unsur yang bersifat sengaja.

Koordinator lembaga TINDAK INDONESIA Yayat Darmawi SE MH sangat mensupport Walikota Pontianak dalam rangka peduli dan mendukung pemerintah menerapkan sistem good government.

Sementara pihak yang disebut sebagai oknum ASN yang melakukan pemotongan dana paskibra dari dinas pemuda dan olah raga kora pontianak ,sampai berita ini di publis belum dapat diminra kererangan dankomfirmasinya.

( Tindak Indonesia / Wans ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here