Pontianak ,infokalbar.comDinas perkebunan Provinsi Kalbar melaksanakan kegiatan Evaluasi peraturan Gubernur tentang petunjuk paksanaan penetapan indeks dan harga pembelian tanda buah segar ( TBS) kelapa sawit . kegiatan di laksanakan di mahkota Hotel , senin (2/12)Ketua DPW APKASINDO Kalbar Samuel usai kegiatan saat di wawancarai mengatakan pihaknya sangat berharap agar pemerintah betul-betul mengawasi regulasi (Pergub) yang ada, dan kalau ada pelanggaran pemerintah harus menindak dan memberi sanksi kepada si pelanggar.“Kita berharap semua stake holder mematuhi Pergub ini. Pemerintah sebagai regulator harus mengawasi dan menindak pelanggar, Kalau pemerintah tidak memberikan teguran dan melakukan penindakan, kita curiga dong, ada apa.” jelasnya“Terkait Loeding ram harus dihapuskan, kalau tidak inilah yang akan merusak tata niaga sawit, yang kita tidak mau, nanti terjadi hukum pasar, sehingga KUD bangkrut, perusahaan bangkrut dan petani juga jadi korban. Ini yang kita tidak mau.” tegasnyaSetiap KUD atau Koperasi petani sawit mendapatkan satu pengolah mini TBS sehingga menjadi CPO “( Yuni / Wans )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here