Bengkayang, info-kalbar.com | Berita duka dari pulau Kabung menjadi perhatian bersama, badai dan gelombang menyapu lebih dari 100 bagan di sekeliling pulau, beberapa warga masyarakat Pulau Kabung.

Warga di pesisir Bengkayang, akhirnya sepakat ntuk membentuk Forum Masyarakat Peduli Pulau dan Pesisir (FMP3) Kabupaten Bengkayang, didampingi oleh Ormas KITW, PW SNNU Kalimantan Barat, dan RKIH.

Dengan tujuan utama adalah hadir untuk sedikit membantu kesulitan warga nelayan akan derita yang dialami dan mencarikan jalan keluarnya.

“Dalam waktu dekat kita akan mengirimkan surat kepada Pemerintah daerah, Instansi terkait dan Pemerintah Pusat untuk memberikan data dan fakta nyata dilapangan atas bencana ini,” ucapnya sekretaris FMP3.

“Selanjutnya forum ini akan mengadakan Lomba Amal Mancing ditepian Pulau Kabung pada bulan Desember, dimana hasil dari kegiatan ini akan di bagikan kepada warga yang ditimpa musibah bagan tempat mencari ikannya yang hancur di terpa badai dan gelombang,” tambahnya.

“Dengan ramainya kunjungan orang yang datang ke Pulau Kabung, maka akan dapat membantu perekonomian warga Pulau Kabung, pemancing akan menginap di setiap rumah warga, dari biaya pendaftaran dana konsumsi dan penginapan akan langsung diberikan kepada warga yang menampung peserta mancing tersebut dirumahnya,” tandasnya.

Saat di konfirmasi melalui handphone  Sekretaris SNNU Kalimantan Barat, H Makhrus Effendi mengatakan

“Alhamdulillaah dengan terbentuknya FMP3 di Kabupaten Bengkayang menjadi bukti kepedulian anak bangsa terhadap sesama, kita turut senang dan bangga. Kita berharap agar FMP3 bisa memaksimalkan potensi wilayah pesisir sebagai bentuk Ketahanan Nelayan dan Negara serta mampu bekerjasama dengan pemerintah daerah mulai dari tingkat desa sampai pemerintah daerah,” ucapnya Sekretaris SNNU Kalimantan Barat, H. Makrhrus Effendi.

“Jadikan wilayah tersbut sbg salah satu tempat wisata baru yg mampu meningkatkan pendapatan asli daerah sehingga bisa mengangkat ekonomi masyarakat nelayan.
Kita akan mendukung serta membantu baik kepada masyarakat nelayan maupun FMP3,” tambahnya.

(Tasya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here