Mempawah (info-kalbar.com)infokalb waktu yang lalu investigator Lembaga TINDAK INDONESIA kabupaten mempawah long Fendi bersama rekan berkoordinasi secara langsung ke KPK RI terkait dengan anggaran pembebasan lahan masyarakat yang digunakan untuk pelabuhan laut di sungai kunyit yang terletak di kabupaten mempawa.
Menurut long Fendi dan rekannya sesama masyarakat yang lahannya terkena dampak pembangunan proyek pelabuhan kabupaten mempawah meminta penjelasan secara rinci dengan KPK RI karena Menurut long Fendi dan rekannya pembayaran yang diterima masyarakat sebagai ganti kerugian lahan tidak transparan, terlihat dari kwitansi yang diterima masyarakat tidak jelas darimana.
Informasi yang disampaikan oleh pihak KPK RI juga terkait tentang adanya tim apraisal yang menilai harga tanah masyarakat, tidak dibenarkan karena jumlah tanah masing masing yang dimiliki masyarakat rata rata dibawah 5 hektar, dan yang menjadi pertanyaan KPK RI lagi bahwa sesuai petunjuk kwitansi yang diperlihatkan tidak menunjukkan pembayaran yang telah terjadi bukan melalui uang negara.
Lembaga TINDAK INDONESIA kabupaten mempawah investigator nya long Fendi akan terus berusaha mengawal proses pembayaran yang dilakukan oleh Pelindo yang benar benar mencerminkan harga sebagaimana semestinya dan bukan harga calok, demikian menurut long Fendi secara tegas. ( Wans info )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here