Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar ,Peringati Hari Anti Korupsi Internasional

Pontianak,info-kalbar.com

Dalam rangka memperingati Hari ‎Anti Korupsi Internasional 2018. Kejaksaan Tinggi Kalbar mengelar berbagai diantaranya kegiatan upacara, pembagian stiker sebanyak kurang lebih dua ribu di 6 titik, dan pembagian kaos, kemudian dilanjutkan dengan Press Conference yang langsung dipimpin oleh Kajati Kalbar Baginda Polan Lumban Gaol, SH, Senin (10/12/2018).‎

Kajati mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama melakukan pemberantasan tindak korupsi.
Karena menurutnya diketahui dampak daripada korupsi itu sendiri sangat luar biasa.

“Bahwa dampak dari korupsi ini dapat merusak hak-hak masyarakat tentang kualitas kesehatan, tentang kesejahteraan masyarakat, dan masih banyak lagi hal-hal yang dirusak oleh
korupsi ini,”

Selain itu juga menyampaikan keterangan pers saat memperingati hari anti korupsi.

Karena seperti diketahui bersama korupsi merupakan yang harus dicegah.
Sebab ada sekitar 792 kasus korupsi se Indonesia yang ditangani Kejaksaan.‎

“Dari angka 792, kerugian negara yang telah diselamatkan adalah 522 miliar lebih,”

Bahkan menurutnya untuk di Kalbar, Kejati dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dilakukan dengan cara refresif dan prefentif.

“Di Kalbar ini kita juga melakukan penyitaan tanah di Sanggau dengan nilai kurang lebih 1,5 miliar untuk upaya penyelamatan,” ungkap Kajati yang baru menjabat sekitar satu bulan di Kalbar ini.

Ia menambahkan, di ‎Kalimantan Barat direncanakan ada dibuat proyek Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM ) yang akan di laksanakan di Kejari Pontianak.       ( Wans )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here