Sintang ,infokalbar.com

Kegiatan PETI yang Tampak di Desa Kenyauk Kec. Sepauk yang menimbulkan tanda tanya besar dari masyarakat apa kegiatan PETI ini bisa atau tidak bekerja di Desa Kenyauk, sekilas kita tau kegiatan PETI ini Ilegal tetapi dari kegiatan PETI ini menimbulkan sisi Positif bagi masyarakat di Desa Kenyauk Kec.Sepauk.
Salah satu nya adalah Bantuan Rehab Teras Masjid Al-Istiqomah dan Tanah Wakaf 130*100 M2 dengan harga Rp.40.000.000 Juta semua itu adalah Bantuan dari para pekerja PETI yang ada di Desa Kenyauk tersebut.

Masyarakat juga berharap agar para pekerja PETI dapat membantu apa yang menjadi kegiatan Desa Kenyauk. Disela-sela waktu terpisah Kapolsek Sepauk Iptu. Swaris membenarkan adanya bantuan dari para pekerja PETI yang ada di Desa Kenyauk tersebut, pihak kepolisian jajaran Polres Sintang juga sering melakukan himbauan dan tindakan serta pandangan kepada pekerja untuk mencari pekerjaan lain selain PETI tetapi hal ini tidak diindahkan oleh para pekerja PETI, bahkan pada bulan lalu ada yang sudah dilakukan razia PETI dan penangkapan oleh jajaran Polres Sintang.

Untuk diketahui Sistem Regulasi tentang kegiatan PETI di wilayah Kab.Sintang masih menunggu hasil keputusan pembuatan WPR dari kementerian ESDM artinya menteri di pusat sudah mengetahui kegiatan PETI ini yang masih menunggu proses pengesahan, sedangkan untuk wilayah pekerja PETI di Kabupaten Lain Seperti Kab. Sekadau dan Melawi masih belum ada Solusi tentang pengajuan WPR dan berkoordinasi dengan GUBERNUR Kal-Bar dari Pemkab tersebut.

( Bambang )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here