info-kalbar.com (pontianak)Hasil investigasi yang dilakukan oleh Kusnandar,Spsi wakil sekretaris Persatuan Wartawan Nasional propinsi Kalimantan Barat ke SMA Negeri Satu Pontianak yang bertemu secara langsung dengan kepala sekolahnya terkait adanya dugaan kelas ekstra yang diperuntukkan untuk siswa baru yang memiliki nilai dibawah standard nilai penerimaan di SMAN satu tersebut.

Dalam penyampaian nya kepala sekolah SMAN satu Pontianak yang bernama ibu Fatmawati mengatakan bahwa penambahan kelas ekstra untuk siswa yang menggunakan jalur masuk lewat pintu belakang adalah karena arahan dari bapak Judan Kabid SMA diknas propinsi Kalimantan barat.

Menurut ketua Persatuan Wartawan Nasional propinsi Kalimantan barat semestinya SMAN satu Pontianak harus tetap stabil mempertahankan kualitasnya, namun dengan adanya pintu masuk lewat belakang dapat di lakukan hal ini membuat tanda tanya besar, apalagi pasti ada negosiasi atau biaya ekstra yang disetorkan oleh siswa ekstra tersebut.

PWN propinsi Kalimantan barat meminta kepada gubernur baru yang terpilih harus konsentrasi untuk menuntaskan perbuatan yang tidak mencerminkan positif karena adanya kepentingan yang hanya menguntungkan kantong pribadi karena adanya biaya ekstra dan perbuatan yang menghilangkan image kualitatif SMAN satu Pontianak, dalam hal ini juga ketua PWN bersama lembaga TINDAK Indonesia akan menelusuri unsur unsur kongkalikong PUNGLI nya. ( PWN Kalbar )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here