Entikong, Info-Kalbar .com

Pelaksanaan tugas penuntutan oleh pihak Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Sanggau di Entikong tetap dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 dan minimnya personil jaksa penuntut. Giliran 15 perkara kembali masuk persidangan secara online, Rabu (20/05/2020).

“Selama pandemi ini seperti biasa kami melangsungkan persidangan melalui online menggunakan sarana video confrence dan menerapkan physical distancing. Sidang kali ini berupa pembacaan surat dakwaan untuk tiga perkara, pemeriksaan saksi empat perkara, dan pembacaan tuntutan sebanyak delapan perkara,” kata Akwan Annas, SH, Penuntut Umum yang juga Kepala Cabjari Sanggau di Entikong kepada Info-Kalbar.

Semua perkara tersebut kategori tindak pidana umum dengan jumlah tahanan sebanyak tujuh belas orang. Salah satu agendanya adalah pemeriksaan saksi Perkara Tindak Pidana Pencurian atas nama Terdakwa Didi alias Didi anak dari Abun, dan pemeriksaan saksi perkara tindak pidana penggelapan atas nama terdakwa Heriansyah alias Heri Bin Rajiman. “Persidangan selanjutnya ditunda sampai Rabu 27 Mei 2020,” kata Akwan.

Akwan dalam beberapa bulan terakhir ini memang sering turun langsung menangani banyak perkara lantaran personil jaksa penuntut di kantornya baru saja pindah tugas ke tempat lain dan belum ada gantinya. “Kendala dapat kami atasi dan kami harus bekerja keras agar persidangan tetap terus berjalan,” kata Akwan.

Ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama turut membantu kelancaran proses persidangan antara lain pihak Pengadilan Negeri Sanggau dan Rumah Tahanan Sanggau, Telkom Kecamatan Sekayam, PLN Area Kec Entikong – Sekayam, Polsek Entikong, serta Puskesmas Entikong.

“Berdasarkan kerjasama dan koordinasi antara Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong dengan Puskesmas Entikong, maka pada saat sebelum sidang dilakukan screening test oleh pihak Puskesmas Entikong terhadap peserta sidang dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Pada persidangan tersebut Puskesmas Entikong mengirimkan satu dokter dan dua perawat,” ujar Akwan.

Persidang ini juga, lanjut Akwan, dibantu pengamanannya oleh pihak Polsek Entikong yang mengirimkan personil Sabhara dalam rangka menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Intinya keseluruhan proses sidang tetap memperhatikan pengumpulan jumlah massa yang diperkirakan akan menghadiri sidang tersebut, berdasarkan hal tersebut maka seluruh peserta sidang diimbau dan diawasi agar menjaga jaraknya masing-masing.

“Sebelum memasuki area Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong, tiap orang dilakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan Thermogun, kemudian memasuki bilik penyemprotan disinfektan yang sudah disediakan oleh Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengurangi potensi menyebarnya virus corona,” kata Akwan.

( M.Tasya / Wans )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here