Sambas ,info-kalbar.com

Support Lembaga TINDAK INDONESIA Investigator Kabupaten Sambas Asindi atas Laporan yang sedang ditindaklanjuti oleh polres Kabupaten Sambas terkait PMH ( Perbuatan Melawan Hukum ) yang dilakukan Rifka Dewi selaku Ketua TPK dan Bendahara Desa Madak sebesar kurang lebih Setengah Miliar dengan dalih hilang di dalam jok motor saat parkir.

Dalam keterangan Asindi setelah melakukan pertemuan dengan pihak Polres Kabupaten Sambas dari Satuan Tipikor penyidik Polres Sambas ,Priyatno, penyidik Dwi Sanubari dan Penyidik Zulkarnaen mengatakan bahwa kasusnya sudah sampai pada tahap penyidikan dan sudah ada beberapa saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Dilokasi berbeda mantan Kades Madak Kimsen sangat menyambut baik atas upaya hukum yang dilakukan oleh masyarakat Desa Madak khususnya para pelapor kejahatan yang dilakukan oleh Ketua TPK dan Bendahara Desa,

Mantan kades tersebut berharap Desanya dapat maju dengan pemanfaatan secara maksimal uang Desa, sehingga dia berkata dengan adanya masalah tilep uang desa yang diduga kuat dilakukan oleh Rifka Dewi selaku ketua TPK beserta kroninya haruslah di usut secara tuntas dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah.

Menurut investigator lembaga TINDAK INDONESIA Kabupaten Sambas Asindi mengatakan bahwa ada dua masalah besar di Desa Madak, pertama terkait lahan pemukiman Desa Madak yang di HGU kan oleh PT RWK dan yang kedua tilep uang proyek Jembatan Desa.

( Wans info )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here