Kubu Raya, Jum’at (5/6/20) – Dalam rangka silaturahmi serta mensosialisasikan tatanan normal baru (New Normal) yang rencananya akan diterapkan di Kalimantan Barat, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menggelar pertemuan dengan para tokoh di Kalbar di Aula Makodam XII/Tpr.

Acara silaturahmi sekaligus untuk mengajak mengkampanyekan disiplin protokol kesehatan ini dihadiri oleh Sekda Provinsi Kalbar, Kapolda Kalbar, PJU Kodam XII/Tpr dan Polda Kalbar, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menjelaskan, kegiatan tatap muka dan silaturahmi dengan para tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuka agama dan pengusaha untuk menggugah semangat serta mengajak tokoh Kalbar untuk bergotong royong, bekerja sama dan bahu membahu mempercepat proses penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada hadirin yang telah hadir. Dan kita bersepakat untuk sama-sama bahu membahu mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang berlaku selama ada Covid-19 ini,” ucapnya.

“Diharapkan kedisiplinan ini bisa menekan angka bertambahnya kasus Covid-19 di Kalbar,” tambah mantan Danpusdikintel ini.

Selanjutnya menyampaikan, kegiatan pendisiplinan masyarakat ini sesuai dengan arahan Gubernur Kalbar saat rapat bersama Forkopimda dan Bupati/Walikota beberapa waktu lalu.

“Sudah disampaikan bahwa kita diperintahkan untuk membuat perencanaan-perencanaan dan kami saat itu sudah menyampaikan kita akan melaksanakan pendisiplinan masyarakat dalam rangka mematuhi protokol kesehatan untuk menuju kepada tatanan kehidupan baru,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan pendisiplinan, Ia mengatakan sudah dlakukan di Kota Pontianak dan Kubu Raya. Dimana sebelumnya sudah dilaksanakan pelatihan baik itu kemampuan maupun keterampilan selama dua hari kepada personel Satgas Pendisiplinan Masyarakat.

“Kemarin sudah dilaksanakan dan saya berterima kasih kepada masyarakat Pontianak dan Kubu Raya yang telah bisa menerima dan mendukung program ini. Harapannya kepada seluruh masyarakat lainnya mari bersama-sama mendukung program ini,” ajaknya.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengungkapkan, pada hari Senin depan juga akan memperkuat dengan melibatkan komponen generasi muda. Kemarin kita sudah bertemu dengan tokoh-tokoh pemuda maka nanti akan kita latih juga. Hari senin nanti kita akan masukan dalam satuan tugas pendisiplinan masyarakat. Peran serta inilah yang kita harapkan, katanya.

Dikatakan juga, untuk pendisiplinan masyarakat ini akan dlakukan sampai dengan Covid-19 ini selesai. Sebab menurutnya, kata kunci dari keberhasilan penanganan Covid-19 ini adalah disiplin. Oleh karena itu harus dilakukan sepanjang waktu. Inilah salah satu alasannya mengundang para tokoh Kalbar.

“Diharapkan semua landing sektor akan turut bersama-sama melaksanakan penegakan disiplin di lingkungan masing-masing. Harapan kami terbentuk suatu kultur baru atau kehidupan baru dalam pribadi-pribadi masyarakat Kalbar kemudian dengan adanya kesadaran disiplin tentunya akan menjadi modal kita untuk Kalbar terbebas dari Covid-19,” harap Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyebutkan untuk sementara personel yang dilibatkan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan sebanyak kurang lebih 1400 terdiri personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, dan Ormas.

Sedangkan Sekda Kalbar, Leysandri menyampaikan, pendisiplinan masyarakat adalah untuk mengedukasi masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan. Pendisiplinan ini bukan pemaksaan tapi pemerintah ingin merubah pola kehidupan yang dulu. Merubah perilaku dengan harapan supaya ekonomi bergerak.

“Semua sektor yang tadinya tertunda kita jalankan. Seperti pembangunan-pembangunan. Ini harapan kita kalau masyarakat bersama dengan pemerintah dan TNI-Polri akan pasti selesai,” harapnya mengakhiri.

(Pendam XII/Tpr / Wans info )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here