Sintang ,info-kalbar.com

Call center 135*,
Dengan adanya call center ini secara fungsional konsumen bisa melaporkan, menginformasikan atau mengadukan terkait produk-produk Pertamina, seperti BBM/SPBU, gas elpiji, dan pelumas.

Menurut korwil TINDAK sintang Bambang Iswanto Amd, peluncuran call center ini hal yang positif, dan layak diberikan apresiasi.

“Dari sisi komunikasi, call center tersebut lebih informatif dan mudah diingat konsumen, dari pada call center sebelumnya, yakni 1.500.000,”

Ada beberapa tiga catatan atau poin terhadap call center 135 dimaksud agar:

1. PT Pertamina harus meyakinkan pada publik bahwa call center 135 diback up dengan sistem back office yang kuat dan handal, baik dari sisi sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi;

2. Dengan call center yang baru tersebut, PT Pertamina harus mendesain management complaint handling yang lebih sederhana dan cepat.

Sehingga setiap pengaduan dan informasi yang masuk dari konsumen bisa diselesaikan secara cepat, akuarat dan efektif.

3. Setelah call center 135 eksis, sebaiknya PT.Pertamina memperbarui jumlah pengaduan yang masuk, dan tindak lanjutnya.

Ini penting untuk meyakinkan publik bahwa pengaduan yang masuk ke call center 135 ditindaklanjuti oleh pertamina. Keragaman akses pengaduan via media sosial juga harus tetap dijaga.

“Dengan eksisnya call center 135 tersebut, masyarakat bisa memanfaatkan untuk memonitor dan melaporkan semua produk-produk Pertamina yang berpotensi merugikan Negara dan konsumen, “terutama minyak dan LPG bersubsidi yang bersumber dari APBN.

( Bambang / Wans )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here