Sintang infokalbar.com
Pemberantas Narkoba di Sintang urutan ketiga setelah Pontianak dan Singkawang.ujar investigator TINDAK Sintang ,Maulana dan Sulaiman kepada infokalbar.com

Menurutnya dalam hal ini kita sebagai masyarakat harus membantu pihak kepolisian dalam menjaga kota Sintang bebas dari narkoba.Karena Narkoba itu salah satu perusak generasi muda di Negara ini

Bila perlu sikat habis pemakai dan pengedarnya jangan hanya sampai disini saja,pihak kepolisian bekerja untuk berantas narkoba,tapi harus berlanjut untuk kedepan tetap optimis bahwa kepolisian resor sintang mampu memberantas Narkoba dikabupaten sintang .

TINDAK akan tetap apresiasi kinerja kepolisian dalam memberantas narkoba.seperti penangkapan beberapa waktu lalu.
Tersangka EY (38) beserta barang bukti diamankan oleh Petugas Kepolisian Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang, Sabtu (23/3/2019) pukul 17.15 WIB.

Sebelumnya Satresnarkoba Polres Sintang berhasil mengamankan seorang pria berinisial DE (38) yang diduga menguasai narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Kapitan Kwee Jiu Hoi, Kabupaten Sintang, Sabtu (23/3/2019) kemarin.

Kasat Narkoba Polres Sintang Iptu Aris Setiawan mengatakan bahwa berdasarkan hasil introgasi dan pengembangan dari DE (38), bahwa sabu-sabu yang dimilikinya didapatkan dari rekannya yang berinisial EY alias D (38).

Kemudian petugas langsung melakukan pencarian terhadap keberadaan terlapor yaitu EY Alias D Bin dan sekitar 17.15 WIB petugas Sat Resnarkoba Polres Sintang melakukan penangkapan terhadap terlapor yaitu EY (38).

“Kita lakukan penangkapan terhadap EY dirumah kontrakan di Jalan Masuka 2 dengan disaksikan oleh Ketua RT.

Petugas lakukan penggeledahan dirumah kontrakan terlapor dan menemukan barang bukti sabu-sabu,” ujar Iptu Aris.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu-sabu di bawah karpet ruang tamu.

Enam klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu di dalam kocek Switer warna ungu merk SCRM VOICES yang di gantung di dalam kamar.

Uang sebesar Rp. 400.000,- dan satu unit handphone merk NOKIA type 969 IMEI 1 – 352380061779120. IMEI 2 : 352380061779138 warna Hitam.

“Keseluruhan barang bukti tersebut diakui kepemilikannya oleh terlapor. Setelah diintrogasi oleh petugas, terlapor mengakui bahwa barang bukti berupa tujuh klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu didapat dari AS Alias E,” jelasnya.

Kemudian petugas melakukan pencarian terhadap keberadaan terlapor selanjutnya AS alias E. Sementara EY (38) dibawa ke Mapolres Sintang untuk diinterogasi lebih lanjut dan dilakukan pengembangan.(Wans ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here