Foto: Bupati Didampingi Dirbinmas Polda Kalbar, Kapolres Sanggau Beserta Kasdim 1204/Sgu Saat Menekan Tombol Dalam Acara Lounching Program Desa Kamtibmas.

Foto: Bupati Didampingi Dirbinmas Polda Kalbar, Kapolres Sanggau Melepas Balon Dalam Acara Lounching Program Desa Kamtibmas.

SANGGAU –nfo-kalbar.com

Bupati Sanggau Paolus Hadi mengatakan salah satu syarat mewujudkan desa mandiri dan berkembang adalah terciptanya rasa aman. Oleh karena itu, louching program desa Kamtibmas yang digagas Polres Sanggau yang dilaksanakan hari ini, Selasa (16/10/2018) pagi ini dikatakan Bupati menjadi bagian penting yang harus diwujudkan bersama. Hal tersebut diungkapkanmya usai menghadiri lounching program desa Kamtibmas Polres Sanggau, Selasa (16/10/2018). Hadir dalam acara tersebut Dirbinmas Polda Kalbar, Kombes Mujiyono, Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi,, Kasdim 1204/Sgu Mayor Inf. Rendra Satrio Wibowo, Para Kapolsek, Para Danramil, para Camat, para Kades, Babhinkamtibmas se Kabupaten Sanggau, para Babhinsa, instansi vertikal dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sanggau.

Peluncuran program desa Kamtibmas ini dikatakan Bupati sesuai dengan visi misi Bupati Sanggau tertib. Saat ini, Pemerintah Daerah juga melaksanakan Desa fokus. Dengan diluncurkannya program desa Kamtibmas oleh Kapolres Sanggau ini apalagi dengan menugaskan Babhinkamtibmas melaksanakan ini dengan stake holder lainnya termasuk Kades dan Pemerintah Daerah sehingga semakin sinergis.
“Target besar kita adalah mewujudkan Desa mandiri. Mandiri dari sisi keamanan dan yang lainnya,” kata Bupati. Disingung apakah program desa Kamtibmas ini diluncurkan terkait adanya pelaksanaan Pilkades serentak, Bupati menyampaikan bahwa hal itu merupakan bagian dari itu.

Bupati berharap program desa Kamtibmas itu terus berlanjut.
“Karena apa, Kapolres tadi bilang bahwa ini bagian dari ikon sehingga ke depan bisa dilombakan, ada Kamtibmas Award,” ujarnya. Bupati menegaskan, atasnama pemetintah daerah sangat mensuport gagasan Kapolres ini.
“Pasti, salah satunya para Babhinkamtibmas ini harus tetlibat dalam perencanaan – perencanaan desa, ternasuk dukungan anggaran jika memungkinkan,” pungkasnya.

Terpisah Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi menyampaikan tujuan dilouchingnya program desa Kamtibmas ini adalah mewujudkan Kamtibmas di Desa yang kondusif. Keamanan, dikatakannya harus diwujudkan dari bawah dan Polri harus juga selaras dengan Program Pemerintah Daerah.
“Leading sektornya para Babhinkamtibmas, tiga pilar ini harus berjalan dan berperan aktif bisa memetakan permasalahan yang ada di masyarakat,” karanya. Para Babhinkamtibmas inipun dikatakan Kapolres sudah dibekali dengan berbagai ilmu dan pengetahuan serta keterampilan yang akan menjadi modal memetakan persoalan dimasyarakat

Saat ini, jumlah Babhinkamtibmas di Kabupaten Sanggau sebanyak 77 personil. Jumlah tersebut diakui Kapolres masih kurang mengcover 163 Desa yang ada.
“Inilah kondisi jumlah personil kita. Yang ada ini akan kita optimalkan sehingga untuk desa fokus bisa selektif prioritas,” bebernya. Kapolres berjanji akan mengkompetisikan desa Kamtibmas.
“Tadi pak Bupati juga mendukung, nanti satu Kecamatan akan kita ambil satu perwakilan untuk dilombakan dalam ajang Kamtibmas Award ditingkat Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

Terpisah, Dirbinmas Polda Kalbar, Kombes Pol Mujiyono menyampaikan bahwa program desa Kamtibmas adalah program Polda Kalbar sesuai perintah Kapolda Kalbar dan perintah Undang – undang.
“Maka seluruh Babhinkamtibmas wajib ada di desa dalam rangka kita mendorong pembangunan yang ada di desa – desa,” kata dia. Kabupaten Sanggau, diakui Mujiyono adalah Kabupaten pertama di Kalbar yang melouching program desa Kamtibmas.
“Tadi Bupati mengatakan ada Desa fokus, nah pembangunan desa fokus tidak akan terwujud tanpa keamanan di desa,” katanya. Polda Kalbar, lanjut dia, mengapresiasi louching desa Kamtibmas yang dilaksanakan Polres Sanggau. Dengan adanya program ini diharapkan percepatan pembangunan di desa cepat terwujud.
“Saya minta Babhinkamtibaa selalu bekerjasama dengan Babhinsa, dengan aparat Desa dan para tokoh maayarakat setempat,” pesannya.

Babhinkamtibas juga diminta harus membantu setiap kesulitan warga.
“Misalnya masalah pendidikan, ada warga yang buta huruf Babhinkamtibmas harus bisa mengajar dan harus memotivasi anak – anak supaya bersekolah dalam mewujudkan pendidikan sembilan tahun,” pungkasnya. (Wans / indra).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here