Sintang, info-kalbar.com

Sintang, Dengan masih banyak nya Kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Sintang serta tingginya pelanggaran Hukum yang di lakukan oleh warga binaan Lapas atau Mantan Narapidana, dan masyarakat belum dapat menerima keberadaan mereka apalagi di tambah nya sedang terjadi wabah Corona seperti ini

Maka dari itu Abd Rahman bersama Yusmayudi, Zulkifli Surya, Budi Utomo dan Suhairi berdiskusi di kediaman Abdurrahman pada 01 Maret 2020
dan di sepakati perlu adanya sebuah wadah bagi para mantan narapidana agar tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum serta dapat di terima oleh masyarakat.

Dan di bentuklah Mantan Narapidana atau (MANTAP) serta di sepakati oleh Abd Rahman sebagi Ketua Pembina bersama Yusmayudi, Budi Utomo sebagai Ketua, Sekretaris Zulkifli Surya, dan Suhairi ditunjuk sebagai Humas, untuk posisi lain nya akan segera di bicarakan di pertemuan selanjut nya

Bak bola Salju Mantap dapat di terima oleh sebagian besar para Mantan Narapidana walau pun masih ada beberapa mantan napi merasa keberatan dengan adanya wadah tersebut

Di saat situasi Global yang sedang di landa wabah Virus Corona khususnya di Kota Sintang yang saat ini angka ODP nya cukup Tinggi dengan jumlah Pasien Positif 1 orang yang merupakan Pasien rujukan dari Kabupaten lain, Para insiator memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan eksistensi keberadaan Mantap yang di pandang sebelah mata oleh masyarakat

Ketua dan Sekretaris segera berkoordinasi dengan Pihak Terkait yaitu Bupati Kabupaten Sintang selanjutnya Bupati berkoordinasi dengan BNPB Kabupaten Sintang selaku koordinasi Gugus tugas penanganan Wabah Covid-19.

Dan juga berkoordinasi terkait hal ini dengan Kapolresta Kabupaten Sintang sementara Humas yang mensosialisasi kan dan merangkul para Mantan Narapidana..

Atas arahan BPBN Kabupaten Sintang Mantap mendapat Tugas Giat Pertama berupa penyemprotan Disinfektan di Masjid Jami’ Sultan Nata Sintang serta Pendopo Istana Al Mukaromah Sintang.

Semua Operasional Giat di tanggung oleh Ketua Dewan Pembina yang akan memberikan gajinya selama 3 bulan untuk kegiatan Mantap guna menghadapi Wabah Corona ini.

Tujuan beliau tidak lain untuk mengajak segenap Stekholder yang ada di Provinsi Kalimantan Barat khususnya para Pengusaha atau Pejabat Birokrasi untuk ikut berpartisipasi dalam melawan wabah ini, beliau merasa terharu dengan semangat Para Mantan Napi yang sebagian besar belum memiliki pekerjaan tetap, tapi masih ikut serta dalam melawan wabah Corona khususnya untuk Kabupaten Sintang ini kata Abd Rahman selaku Ketua Pembina Mantap.

(Bams/M.Tasya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here