Sintang, infokalbar.com

“Camat Sintang ( Siti Musrikah )menilai, masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang Covid-19. Sehingga muncul stigma negatif di masyarakat.

“Kalau saya amati pemahaman masyarakat tentang corona belum benar-benar memahaminya,sehingga baru mendengar ODP saja sudah mau mengusir orang kost yang sedang menjalankan isolasi mandiri,” kata Siti Musrikah.

Padahal, ODP itu kata Siti adalah orang yang mempunyai kesadaran melapor bahwa yang bersangkutan datang dari zona merah wajib mengisolasi diri selama 14 hari di rumah.Hal tersebut Harus kita hargai karena kesadarannya sangat tinggi.untuk patuh terhadap anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai virus covid-19 ini ujarnya”.

“Justru masyarakat harus waspada dengan Orang Tanpa Gejala(OTG) karena secara kasat mata orang yang bersangkutan tidak tampak sakit seperti gejala pada umumnya, tidak ada keluhan dan gejala apapun. Bahkan OTG ini jumlahnya 86%. Itu besar sekali persentasenya dari pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) ujarnya”.

oleh sebab itu,Siti Musrikah menganjurkan masyarakat menjaga pola hidup sehat, jaga jarak (sosial distance), cuci tangan sesering mungkin dan diam di rumah saja sarannya”

kami juga mengedukasi masyarakat melalui iklan di 32 baleho kami, yang kami tempel di kelurahan dan desa se-kecamatan sintang.dalam baliho tersebut kami tuliskan kata nasehat dan himbauan agar masyarakat bisa di ajak bekerjasama didalam memerangi covid-19 ini, seperti motto berikut.
” Dadipada di rumah sakit,” apalagi di rumah duka,” lebih baik di rumah saja”.

Jadi pahami dulu apa corona itu. Setelah paham hilangkan stigma negatif terhadap ODP, OTG dan PDP. Support mereka untuk bisa segera pulih kembali kondisinya. Hilangkan rasa takut mereka lewat dukungan keluarga, teman, kerabat dan lingkungan.Mereka semua juga tidak ada yang mau sakit,”ujar Siti.

(Bams / M.Tasya )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here