Pontianak info-kalbar.com
Antisipasi korupsi sejak dini atau upaya pencegahan korupsi bagi pejabat publik maupun pejabat karier lebih baik menggunakan sumpah menggunakan kitab suci yang di pegang oleh masing masing orang, demikian menurut pak Basuri investigator Lembaga TINDAK INDONESIA propinsi Kalimantan barat.
Maksud dan tujuan hal tersebut adalah agar supaya sumpah tersebut menjadi janji yang benar benar atau sungguh sungguh ditaati oleh pejabat, jadi bersifat tidak hanya simbolis saja begitu juga disaat janji dan sumpah tersebut diucapkan agar dapat dilakukan secara objektif atau nyata, disini lah makna sumpah atau janji tersebut berarti dan bernilai untuk menjadi pejabat publik dan pejabat karier yang sejati dan berkualitas.
Menurut Pak Basuri investigator Lembaga TINDAK INDONESIA bahwa Korupsi akan dapat diminimalisir sejak dini secara efektif dengan cara disumpah atau janji yang masing masing menjunjung kitab sucinya sesuai dengan keyakinan agamanya, disinilah pentingnya agama dalam merintangi perbuatan pejabat yang tidak terpuji alias perbuatan korupsi.
Hasil analisis empiris yang selama ini di lakukan lembaga TINDAK INDONESIA dalam melakukan sosialisasi terkait upaya pencegahan korupsi oleh para pejabat publik maupun para pejabat karier ternyata problematika muaranya terletak diawal pelantikan nya yang hanya menjunjung kitab suci dan diwakili oleh satu orang saja alias simbolis, sehingga sumpah atau janji tersebut hanya bersifat seremonial tidak terkesan adanya rasa takut pada sang pencipta, dan semoga Tuhan yang Maha Kuasa memberikan keberkahan dan Rahmat pada para pejabat dikemudian harinya demikian menurut pak Basuri M.Ali investigator senior. (Wans ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here