Sintang ,infokalbar.com

SINTANG – Sebagai langkah Gakkum Karhutla, polisi Polres Sintang telah menyegel PT. Grand Mandiri Utama (PT. GMU), Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang, Senin (16/9/2019) sore.
Penyegelan itu dilakukan setelah Pengecekan. Kemudian melakukan Pemasangan Spanduk Larangan Beraktivitas apapun di Lokasi Lahan Perkebunan Kelapa Sawit PT. GMU, Dusun Ajax, Desa Kelam Sejahtera, Kecamatan Kelam Permai, dengan luas areal lahan perkebunan yang terbakar 7,65 Hektare.
Pengecekan dan pemasangan spanduk larangan ini dihadiri pula oleh Bupati Sintang yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sintang Hendri Harahap, Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, Kasi Ter Korem 121/Abw Kolonel Nyamin, Wakapolres Sintang Kompol Amry Yudhi, Kasdim 1205 / Stg Mayor Inf Supriyono.
Wadan Yonif 642 / Kps Mayor Ade Sohali, Kabag Ops Polres Sintang Kompol Koster Pasaribu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sintang Andi Tri Saputro, Forkompincam Kelam Permai, Corporate Perusahaan PT. GMU Heri Sugianto, Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Sintang Yasser Arafat, Humas PT. GMU. Hermanus.
Adapun tindakan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian di TKP adalah, mendatangi TKP, memasang baliho Himbauan Karhutla dan, meminta kepada pihak di PT. Grand Mandiri Utama untuk dapat menjaga dan memantau setiap Lokasi Perkebunan yang rawan terbakar dan tidak melakukan aktivitas dilokasi yg telah dipasang segel.
Selanjutnya Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap penanggung jawab perusahaan PT. GMU selaku pemilik lahan yang terbakar.
Melakukan pemeriksaan saksi-saksi lainnya. Melakukan loordinasi dengan saksi ahli terkait (BPN, Perkebunan, LH, BMKG), melagkukan gelar perkara awal dan melaporkan hasil gelar perkara awal.

( Humas Res Sintang/Bams )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here