info-kalbar.com, Mempawah – Hingga saat ini proyek Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Air Bersih melalui Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), yang terletak di RT 02/RW03, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah tidak berfungsi.

Tak ayal, kondisi ini mengundang tanya sejumlah pihak di wilayah tersebut. Sebagaimana diketahui kegiatan proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Angka Wijaya Ari Putra dengan pagu anggaran senilai Rp 1.142.836.335 bersumber dari APBD Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2019.

Salah seorang warga, Evi menyampaikan sebelumnya Pamsimas tersebut pernah berfungsi. Namun hanya sebentar saja.

“Pernah berfungsi tapi ndak lama, lalu setelah itu tidak ada yang mengurus jadi sampai saat ini tidak berfungsi. Kalau malam juga gelap karena tidak ada satu penerangan pun,” bebernya.

Selanjutnya Evi juga menjelaskan kualitas air nya pada saat berfungsi juga tidak bersih DAM tak dapat digunakan.

“Air nya juga tidak bisa digunakan, keruh dan seperti ada karatan di atas air,” timpalnya.

Sementara, Kepala Desa Nusapati, Sudarwi saat dikonfirmasi mengungkapkan dirinya sangat menyayangkan karena sumur bor dengan anggaran milyaran rupiah tersebut tak dapat memberikan manfaat untuk masyarakat.

“Sangat disayangkan karena sumur bor ini tak dapat digunakan. Dan yang lebih memprihatinkan anggaran milyaran rupiah untuk pembangunan ini tidak bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” sesalnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah, A.Rahim Akri mengatakan masalah tersebut akan segera diatasi.

“Itu akan segera diperbaiki, hanya saja saat ini tukang dari pelaksana masih berada di daerah. Secepatnya jika tukangnya sudah ada maka akan saya minta agar segera diperbaiki, karena kasihan juga masyarakat tak dapat menggunakan air nya,” jawabnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here