Photo : Yayat Darmawi SE.MH

Sanggau , info Kalbar.com


Pengerjaan proyek pisik bangunan pada tiga pasar sayur di Kabupaten Sanggau pada tahun anggaran 2019, bakalan menuai masalah.

Pasalnya, sejumlah kalangan menemukan berbagai “keganjilan dan persoalan”, pada proyek yang menurut “kabarnya” sudah dibayarkan 100 persen tersebut.

Ketiga proyek pasar itu masing-masing di Kecamatan Kembayan Rp 1.472.998,000,-
Kecamatan Balai Rp 1.500,214.000 dan Sekayam Rp 3.262,768.000

Koordinator Tim Investigasi dan Audit Korupsi (Tindak) Indonesia, Yayat Darmawi SE, MH membeberkan pihaknya banyak mendapatkan laporan warga di ketiga kecamatan, terkait selama berlangsungnya pengerjaan proyek tersebut.

“Ya, kita memang banyak mendapatkan laporan selama ini, tentang pengerjaan proyek itu,” ujarnya, Rabu (7/1/2020).

Yayat membeberkan, diantaranya laporan yang masuk ke lembaga itu, seperti bahan-bahan yang digunakan untuk ketiga bangunan tidak sesuai speksifikasi di rencana anggaran biaya (RAB), kemudian yang fatalnya pengerjaan tidak tuntas pada deadline waktu. Namun, dihitung 100 persen sehingga dibayarkan full saat pencairan dana proyek tersebut.

Bukan itu saja kata Yayat, saat pengerjaan para tukang tidak dilengkapi dengan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

“Jadi, banyak persoalan jika kita mencermati laporan yang masuk,” imbuhnya.

Diketahui, ketiga proyek tersebut bersumber dana DAK Penugasan dari Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2019.

Menurut Yayat, pihaknya “mengendus” adanya aroma tak “sedap” pada ketiga proyek tersebut. Dan terindikasi menyebabkan adanya kerugian negara. “Kita menduga akibat hal itu ada kerugian negara,” tegasnya.

Atas laporan warga itu, Yayat akan meneruskan ke pihak terkait seperti Polda Kabar dan Kejati Kalbar.

“Akan kita laporkan secara resmi ke Polda dan Kejati Kalbar. Sebab, kita menilai ada indikasi kerugian negara,” pungkasnya.

Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek itu, Heru saat dikonfimasi pada, Selasa (7/1/2020) menampik pengerjaan itu bermasalah. “Untuk Pasar Balai Karangan, Kecamatan Sekayam sudah selasai, semuanya itu secara pisik. Cuma ada kerjaan nempel dikit-dikit. Secara keseluruhan tuh udah selesai cuman ada kerjaan yang kasar – kasar itu dan perbaiki dikit – sikit, secara fungsi itukan untuk masyarakat,” dalihnya.

( LS / Wans ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here