Pontianakk Info-kalbar.com

Masih bebasnya dipasaran rokok dengan cukai palsu berkeliaran di kalimantan barat terutama di daerah daerah kabupaten sambas, bengkayang, singkawang menjadi sorotan dari Lembaga TINDAK Indonesia, apalagi setelah beberapa kali investigator lembaga mendatangi kantor Wilayah Bea dan Cukai untuk konfirmasi terkait peredaran rokok dengan cukai illegal namun tidak pernah diterima, sehingga menimbulkan multitafsir negative terhadap kantor wilayah bea dan cukai kalimantan barat.

 

Hasil investigasi tersebut dilanjutkan dengan menemui bapak moses sebagai Humas PT GBT dia mengatakan bahwa apabila perusahaan PT GBT ditutup karena alasan melanggar Hukum, maka yang kasihan adalah karyawan katanya kepada kusnandar dan faisal kru media ini.

Menurut asumsi koordinator lembaga Tim Investigasi dan Analisis Korupsi Indonesia Yayat Darmawi,SE,MH mengatakan bahwa terjadinya pembiaran secara sengaja oleh oknum otoritas Bea dan cukai dipropinsi kalimantan barat terkait dengan beredarnya secara meluas dipasaran wilayah kalimantan barat Merek Rokok LV BoLd yang menggunakan Cukai Rokok Illegal alias cukai palsu ( jumlah isi dengan jumlah cukai berbeda) , hal ini berdampak merugikan negara dalam bentuk Pendapatan Pajak Negara, menimbulkan tafsir negative.

Pelanggaran yang dilakukan oleh pemalsu cukai rokok ini semestinya diungkap secara tuntas dan harus secara objektive segera ditindak tegas dan cepat juga ditangani oleh Otoritas Hukum minimal setingkat POLDA maupun KEJATI mengingat akses kongkalikong antar oknum sangat kolaborative justiceĀ  yang akibatnya Negara dirugikan dari kejahatan pemalsuan pajak cukai rokok ini dan hal ini tidak terlepas dari pembiaran secara sengaja dari pihak otoritas atau yang berwenang karena terlalu lemah dalam melakukan pemberantasan yang semestinya menutup perusahaannya karena jelas dampaknya signifikan terhadap kerugian negara sangat besar, dan tidak dapat ditolerir lagi dengan alasan apapun yang dapat melemahkan hukum dari pihak perusahaanPT BORNEO TWINDO GROUP. ( Wans info ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here