Sanggau ,infokalbar.com

Bertempat di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP C Entikong, telah dilaksanakan penyerahan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyelidik berdasarkan Surat Perintah Operasi Intelijen Penyelidikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau Di Entikong Nomor : PRINOPS-01.a/Q.1.14.6/Dek.3/10/2019 tanggal 09 September 2019 kepada Pihak Bea Cukai Entikong, (21/02)

kegiatan Penyerahan tersebut oleh
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong Bpk Akwan Annas, S.H., kepada Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP C Entikong Bpk Ristola S.I. Nainggolan

Serah terima BB tersebut di saksikan oleh Kasubsi Pidum Pidsus pada Cabjari Sanggu di Entikong Bpk John Christian Lumban Gaol, S.H.,
Kasubsi Intel dan Datun pada Cabjari Sanggu di Entikong Bpk Adam Putrayansya, S.H., Kasi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis KPP Bea Cukai TMP C Entikong Bpk Heri, Kasi Perbendaharaaan KPP Bea Cukai TMP C Entikong Bpk Budi Sismono.

Penyerahan yang dilakukan merupakan penyerahan hasil Penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyelidik Cabang Kejaksaan Negeri Sanggu di Entikong terhadap masuknya kendaraan Toyota Landcruiser jenis HJ 47 dari Malaysia ke Indonesia. Bermula pada mobil yang masuk pada hari minggu tanggal 04 Agustus 2019 dengan mobil jenis Toyota Hardtop tipe HJ47 warna kuning dengan plat nomor SA 1653 SE dan masuk dari Malaysia ke Indonesia. Masuknya mobil tersebut terindikasi kuat tidak memiliki dokumen masuk atau dokumen perjalanan yang sah.

Modus operandi(M.O) yang dilakukan yaitu mobil tersebut berpura-pura mengurus Roadtax/Bea Masuk namun mobil tersebut akan langsung melintas ke Wilayah Indonesia tanpa melakukan pengurusan persyaratan yang sudah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Mobil ini sudah masuk ke wilayah Negara Indonesia. Kemudian pada hari Jumat tanggal 09 Agustus 2019 sekira pukul 10.40 WIB mobil jenis yang sama yaitu Land Cruiser Hardtop HJ47 warna putih dan memakai plat nomor yang sama SA 1653 SE melintasi PLBN Entikong menuju Wilayah Indonesia, namun kendaraan tersebut memutar kembali ke arah Malaysia dan parkir di kantong parkir jalur keberangkatan PLBN Entikong. Mengingat kendaraan tersebut memiliki Plat Nomor yang sama dengan mobil yang sudah masuk sebelumnya, maka pada pukul 16.50 WIB, mobil tersebut diamankan oleh Cabjari Entikong. Tindak lanjut dari pengamanan mobil tersebut, Kacabjari Entikong memerintahkan untuk dilakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan, hasil penyelidikan terhadap masuknya mobil tersebut diserahkan kepada Bea Cukai untuk dilakukan tindakan sebagaimana yang seharusnya dilakukan menurut SOP dan Peraturan perundang-undangan yang terkait, hal ini dilakukan dikarenakan masuknya mobil tersebut merupakan perbuatan “Impor Sementara” dan terjadi di wilayah kerja/pabean Entikong, oleh sebab itu yang memiliki domain untuk melakukan pengawasan dan penanganan adalah instansi Bea Cukai Entikong. Pihak Bea Cukai Entikong akan mempelajari berkas yang diterima dan akan melakukan koordinasi dengan Cabjari Sanggau di Entikong terhadap setiap tindak lanjut yang dilakukan mengenai berkas penyelidikan dan barang bukti yang sudah diterima Bahwa kegiatan penyerahan tersebut selesai pada pukul 11.00 WIB yang mana kegiatan tersebut berjalan dengan lancar situasi aman terkendali.
Bahwa pelaksanaan Penyerahan tersebut merupakan bentuk koordinasi antar Instansi yang mana secara konkrit merupakan koordinasi antar Kejaksaan dengan Bea Cukai. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan tugas Penyelidikan dan Pengamanan yang dimiliki oleh bidang Intelijen Kejaksaan Republik Indonesia. Dan diharapkan agar kedepannya seluruh masyarakat dapat mematuhi peraturan yang berlaku mengenai memasukkan kendaraan dari Malaysia ke indonesia. Agar Cabjari Entikong bersedia untuk berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai Entikong untuk melakukan tindak lanjut atas hasil penyelidikan yang sudah diserahkan tesebut.

( Libertus / Wans info )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here