Exif_JPEG_420

Info-kalbar.com

Mempawah-Hasil investigasi empiris kelokasi taman kota mempawah oleh investigator Lembaga TINDAK Indonesia Faisal dan Ibrahim mengatakan bahwa anggaran negara dengan estimasi mendekati 5 milliar yang digunakan untuk membangun taman kota mempawah dinilai ada kerancuan, pasalnya nilai pembangunan dibandingkan dengan kelayakan fisiknya tidak relevan.

Menurut investigator lembaga TINDAK Indonesia tersebut akan meminta uji secara yuridis dilapangan kepada pihak BPKP dan otoritas Kejaksaan untuk lebih melihat secara jeli terkait adanya indikasi yang menjadi tendensi kecurangan dibalik proyek taman kota dimempawah yang tidak bernilai manfaat dan tidak estetika tersebut, kerancuan yang semestinya diteliti adalah bagaimana sistem studi kelayakannya sehingga metode perencanaannya seakan – akan asal jadi saja dan langsung dijadikan proyek yang wujudnya juga asal asalan.

Proyek taman kota mempawah yang meragukan dari aspek formil dan materiil tersebut haruslah di usut tuntas demi tegaknya supremasi hukum di bidang tipikor secara significant, demikian harapan dari Lembaga TINDAK Indonesia dalam mewujudkan kualitas proyek pembangunan yang bernilai manfaat bagi kepentingan masyarakat dan bukan proyek yang hanya untuk memberikan peluang memperkaya perorangan atau orang lain secara melawan hukum.( tim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here