Sejumlah Tenaga Medis RSUD M.Th Djaman Sanggau ,mengeluhkan terlambatnya pembayaran uang jasa layanan medis yang sampai saat ini blm juga diterimanya.
Salah seorang tenaga medis RSUD MTH Djaman  Kabupaten Sanggau ,yang menolak disebutkan namanya kepada infokalbar.com mengatakan sudah 8 bulan ,terhitung sejak bulan Januari sampai dengan bulan Agustus 2018 pihaknya selaku tenaga medis belum menerima uang jasa layanan medis .
Hal ini tidak hanya dirinya sendiri tetapi semua tenaga medis yang ada di RSUD.
Sehingga hal ini sangat disesalkan sekali terjadi ,menurutnya apakah ini disengaja atau tidak ?
Yang jelas merupakan paktor SDM yang menangani dibidangnya dianggap tidak mampu dalam melaksanakan tugas nya sehingga adanya keterlambatan dalam melakukan klaim terhadap BPJS dan ini merupakan tanggung jawab Direktur RSUD M.Th Djaman Kabupaten Sanggau.
dr.Edy Suprabowo M.Kes selaku Direktur RSUD MTH  Djaman saat diminta keterangannya 24/8 melalui pesan Whatshapp ,mengatakan pihaknya masih menunggu pencairan klaim yang diajukan kepada BPJS untuk bulan Januari sampai dengan Maret 2018.
Berarti kalau klaim yang diajukan Januari sampai Maret hanya bisa membayar untuk 3 bulan  ? Padahal jasa layanan medis yang belum terbayarkan selama 8 bulan .
Menurut dr.Edy Suprabowo M.kes ,pihaknya akan melakukan pengajuan kembali terhadap BPJS setelah pengajuan pertama dicairkan.
Adapun pengajuan pencairan setiap bulannya sebesar kurang lebih Rp.1.2 miliar ,selain untuk pembayaran uang jasa layanan medis juga untuk pembelian obat BHP dan makan fasien .( Wans ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here