Pontianak, info-kalbar.com

Ketua Umum Persatuan Wartawan Mingguan Indonesia (PWMI) Gusti Suryadarma . SH mengatakan , Kita semua jelas sangat mengharapkan wabah Corona segera berakhir dan sampai sekarang kita masih percaya akan strategi Pemerintah dalam memerangi virus Corona tersebut , apalagi Pemerintah sudah memberi gambaran bahwa pada pertengahan atau akhir bulan Mei adalah puncak nya, sedang kan bulan juni akan terjadi nya Penurunan dan pada bulan Juli akan menuju kearah normal , sesuai dengan strategi Pemerintah dalam memerangi virus Corona dan dukungan Dana yang Cukup bahkan dengan di sahkan UU No.1 Th. 2020. Akan membikin kerja Pemerintah tambah leluasa “. Jelasnya

” Tetapi sebagai manusia boleh kan kita sedikit was was Seperti bagaimana kalau strategi pemerintah Gagal, sebab Perasaan ini timbul karena melihat dari kejadian kebelakang yaitu bulan desember 2020 wabah Corona mulai dibicarakan orang, pada bulan januari Negara-negara diluar Indonesia terkena dan bulan Pebruari Negara- negara di luar Indonesia bahkan WHO mempertanyakan Indonesia dan jawaban Pemerintah ? ? ? , Akhir nya tanggal 2 maret baru meledak “.

Lanjut gusti , Belum lagi strategi penanganan virus Corona sebagaimana bunyi propaganda yang dilakukan yaitu Biar Kami yang Kerja Anda cukup diam di rumah , Hasilnya Tenaga Medis seperti Dokter, Perawat mulai berguguran padahal Mereka adalah Garis depan dalam penyembuhan Pasien dan dampak dari diam dirumah jelas berdampak munculnya masalah Ekonomi dan sosial

Seperti yang saya katakan dari awal bolehlah kita sedikit was was bagaimana jika pemerintah gagal dalam penanganan virus tersebut , seperti vaksin belum ditemukan , bulan mei dan juni ternyata tidak sesuai dengan yang di rencanakan apa pemerintah tidak panik sebab penanganan virus corona tidak jelas , masalah ekonomi dan sosial sudah terjadi akhirnya masalah politik dengan kata lain krisis kepercayaan akan muncul semoga ini tidak terjadi , Amin “. Harapnya

( yuni / M.Tasya )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here