Sintang.infokalbar.com

Maraknya Pertambangan Tanpa Izin (PETI). yang sudah sangat mengkhawatirkan membuat polres Sintang mengambil langkah jitu yaitu razia PETI.hal ini sangat memberikan efek bagi pekerja PETI yang notabene melanggar hukum administrasi (perizinan) dan pidana (pengrusakan dan pencemaran lingkungan hidup) ujar ketua umum TINDAK INDONESIA Yayat Darmawi SH.MH dalam rapat koordinasi di Vido house kamis/23/2020.

Dalam kesempatan tersebut Yayat juga menyampaikan kepada seluruh anggotanya untuk tetap fokus pada visi dan misi lembaga TINDAK INDONESIA agar tidak keluar dari koridor yang sudah menjadi tupoksi lembaga, bekerja sama dengan pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menjalin sinergitas yang lebih baik ujarnya”pada infokalbar.com

“Yayat juga sangat mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum (khususnya polda dan polres Sintang) dalam mengambil keputusan dan langkah kongkrit dalam menjaga lingkungan alam dan lingkungan hidup. setidaknya mengurangi efek dari pengrusakan dan pencemaran lingkungan ujarnya”.

Dalam sepekan Polres Sintang yang di pimpin oleh AKBP ADHE HARIYADI S.Ik sangat responsif terhadap Lingkungan alam dan lingkungan hidup di kabupaten Sintang, dari penanaman pohon dan penghijauan serta pencegahan pengrusakan alam dan pencemaran lingkungan hidup juga dilakukan agar ekosistem dan hutan tetap terjaga ujar Yayat”.

“Yayat juga berharap, kedepannya langkah-langkah kongkrit menjaga kelestarian lingkungan alam dan lingkungan hidup, yang di ambil oleh pemerintah kabupaten Sintang dan kepolisian resort Sintang tetap terjaga dengan baik agar tidak ada lagi yang bisa merambah hutan, merusak lingkungan Dan sebagainya dengan berbagai alasan dan cara yang tidak prosedural.

“Sebagai calon kota provinsi Kapuas raya, semoga kedepannya kabupaten Sintang lebih baik dan lebih maju lagi dalam menjaga lingkungannya dan lebih pesat lagi pembangunannya untuk menjadi provinsi baru yang lebih maju, ujarnya penuh harap”.

Bams/wans.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here