Kubu Raya ,info-kalbar.com

Konfirmasi via telpon antara koordinator lembaga TINDAK INDONESIA yang sekarang masih studi di Jakarta dengan salah seorang sumber di lingkungan DKP Kabupaten Kubu Raya yang menolak disebutkan namanya , menjelaskan mengenai pengadaan proyek bibit ikan di Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kubu Raya ,

Menurutnya sudah bermasalah sejak 5 tahun yang lalu saat itu uang bantuan dari Bank Dunia untuk pengadaan bibit kepiting dan bibit udang termasuk fasilitasnya , namun tidak tuntas hingga sekarang.

Kemudian sumber tersebut juga memberitahukan bahwa yang benar mekanisme proyek pengadaan bibit ikan dengan sumber dana DAK tahun 2019 ,semestinya awal tahapannya harus melalui pengajuan usulan kelompok yang dibawa oleh penyuluh, namun usulan kelompok yang dibawa oleh para penyuluh di abaikan dan langsung di handle oleh kabid yang juga merupakan PPK di proyek pengadaan bibit ikan .

Selanjutnya telah terjadinya pengkondisian yang dilakukan oleh kabid yang juga PPK dengan menunjuk pihak ketiga yang merupakan kroninya sebagai penyalur dengan membeli bibit ikan lele dari jogjakarta.

Setelah bibit ikan lele yang didatangkan dari jogjakarta tersebut tiba oleh karena bibit ikan lele tersebut tidak sesuai kriteria spek sehingga resiko mati bibit ikan tersebut tinggi dan selang beberapa hari langsung di salurkan kepada 19 kelompok setelah di addendum menjadi 17 kelompok.

Dalam penyaluran bibit ikan yang tidak sesuai ukuran tersebut dan selang beberapa hari setelah kedatangan langsung di bagikan namun sampai saat ini masih ada kelompok yang belum mendapatkan bibit ikan sedangkan batas terakhir proyek pengadaan tersebut bulan agustus 2019.

Analisa koordinator lembaga TINDAK INDONESIA Yayat Darmawi,SE,MH menyimpulkan bahwa besar kemungkinan adanya kongkalikong yang seakan akan formilnya rechtmatig namun sebenarnya unrechtmatig di atur secara sedemikian rupa oleh PPK untuk melakukan perbuatan melawan hukum, yayat berharap penegak hukum tipikor di kejati dan di polda cerdas melihat permasalahan yang jelas jelas proyek pengadaan bibit ini berkasus, terutama pintu masuk informasinya harus di mintai keterangan dari para penyuluh dan dari para panitia penerima hasil kegiatannya, demikian menurut yayat.

Sementara PPK dari Dimas Kelautan Dan Perikana Kabupatwn Kubu Raya ,sampai berita ini di Publis belum bisa untuk Dimintai keterangan dan Komfirmasi ,terkait masalah pengadaan bibit ikan yang diduga bermasah.

( Wans ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here