Pontianak ,info-kalbar.com

Kalbar- Pemerintah Provinsi Kalbar merencanakan program pembentukan Warung Desa yang difokuskan pada Desa Mandiri di 14 Kabupaten/Kota dengan berbagai inovasi produksi dan pemasaran yang dilakukan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan menjadi daya tarik dan dapat memberi nilai tambah tentunya pada penjualan produk.

Dalam pengembangan UMKM diperlukan Kolaborasi yang kuat untuk membangun akses UMKM apalagi di era digitalisasi ekonomi, banyak sekali perdagangan yang dilakukan secara online.

“Kita melakukan kegiatan UMKM ini harus menggunakan digitalisasi yaitu dengan penjualan dengan sistem online, sekarang itu lebih ngetopnya menggunakan media online karena dengan waktu yang tidak begitu banyak terpakai kita juga bisa secepat mungkin untuk mengenalkan produk ke masyarakat,” kata H. Ria Norsan pada Acara Pembukaan Pameran UMKM Karya Kreatif Indonesia Tahun 2020 di Pendopo Gubernur Provinsi Kalbar, Senin (31/8/2020).

Dikatakannya, hari ini Bank Indonesia mengadakan kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang melibatkan UMKM yang ada di Kalbar dengan salah satu tujuannya yaitu membantu memulihkan perekonomian yang ada di Kalbar karena dengan bangkitnya UMKM akan mendongkrak perekonomian di Kalbar.

UMKM merupakan kelompok pelaku ekonomi terbesar di Indonesia dan terbukti menjadi katup pengamanan perekonomian dalam krisis serta menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi.

Selain menjadi sektor usaha yang paling besar kontribusinya terhadap pembangunan Nasional, UMKM juga menciptakan peluang kerja yang besar sehingga sangat membantu dalam upaya mengurangi angka pengangguran.

“Dari UMKM inilah usah-usaha kecil menengah di masyarakat itu akan berkembang karena daya beli masyarakat,” ujarnya
Kemudian Pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Agus Chusaini, mengatakan Karya Kreatif Indonesia menghadirkan dan memperkenalkan berbagai produk kreatif terbaik hasil UMKM binaan Bank Indonesia di seluruh Nusantara.
“Insya Allah penyelenggaraan ini akan kami jalankan dengan protokol kesehatan yang ketat untuk menjaga¬†Covid-19,” ungkapnya.

(Asrin.AR/Wans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here